Alasan Mengapa Galaxy Note 7 Mengentikan Produksinya secara permanen



Smartphone sudah menjadi andalan sebagian setiap orang di masing-masing waktu. Bukan hanya itu, smartphone yang terbaik tentunya menjadi pilihan agar lebih nikmat untuk penggunaan sehari-harinya. Dari sekian pengguna pun memiliki kriteria merek smarphone yang cangih-cangih, tapi apakah Anda tahu mana yang mereka dulu banggakan kemudian sekarang mereka malah meninggalkan.
Setelah sekian waktu, samsung ternama ini mengeluarkan berbagai smartphne berkualitas sampai-sampai setiap pengguna sangat puas dalam pemakaian, tetapi dengan banyak hal kejadian yang tidak nyaman setelah meluncurkan smartphone terbarunya yaitu sibungsu dari note 5 yakni samsung galaxy Note 7. Samsung berusaha memperbaiki smarphone terbarunya ini yang dikatakan andalan bagi bagi mereka, dan akhirnnya samsung menyerah dan memutuskan mengakhiri upaya dari galaxy note 7.



Sebenarnya sempat di sambut dengan meriah, di puji para kritikus dan laris manis di penjualan awal mula, dan nyatanya riwayat note 7 sudah dinyatakan akhir dari usianya. Dari pihak samsung telah memutuskan menghentikan produksinya secara permanen.

"Kami sebelumnya menyesuaikan volume produksi untuk melakukan ivestigasi dan kontrol kualitas menyeluruh, namun dengan menempatkan keselamatan konsumen sebagai prioritas utama, kami mencapai keputusan final untuk menghentikan  produksi galaxy note 7."
Itulah pernyataan samsung mengungkapkan.

"Demi keselamatan konsumen, kami menghentikan penjualan dan penukaran galaxy note 7 dan demikian memutuskan untuk mengehtikan produksinya" Ungkap samsung dari elektronik korea selatan tersebut.

Langkah dramastis ini terpaksa dilakukan samsung dikarenakan unit pengguna note 7 yang dibilang aman ternyata malah sebaliknya, Sebagian note 7 baru itu tetap terbakar seperti unit yang lama . Sehingga bisa disimpulkan, namun sebenarnnya masalah di note 7 belum ditemukan solusinya sampai sekarang.

Sudah dikatakan banyak kerugian yang besar terjadi akan kematian note 7. Apa lagi status nite 7 adalah sebagian ponsel flagship berharga mahal, yang digadang-gadang sebagai penghadang iPhone 7 dan meneruskan sukses galaxy note 7.

Analis memperkirakan total kerugian yang ditanggung samsung bisa mencapai belasan miliar dolar. Saham samsung juga ikut anjlok hingga 8% penurunan terbeesar sejak tahun 2008, Belum lagi memperhitungkan kerugian dari sisi reputasi brand.

Alasan mengapa konsumen memilih brend seperti samsung dan appel adalah karena keandalan produk,  Jadi karena kasus ini, kerusakan brend tidak bisa terhindarkan dan akan mahal bagi samsung untuk memperbaikinya, Pendapat dari Greg Roh dari HMC Investment Securities.

Berikut adalah sekilas pujian baik bagi note 7
Samsung andalah dan tercanggih untuk samsung note 7, note 7 adalah smartphoe yang terbilang canggih, salah satu yang terbaik dari samsung smartphone yang lainnya. Penerus note 5 itu diperkenalkan dalam acara sangat meriah di New York dan dijual kekonsumen tidak lama kemudian,
Para media elektronik terkemuka di dunia membanjiri note 7 dengan segala pujian yang baik.
Layarnya yang melengkung dengan material kaca, tanpak dan fitur-fitusnya pun tidak sembarangan. Ada pemidai iris untuk membukanya, sebuah tekhnologi keamanan kelas nomer satu.

'Desain kaca yang seksi , S pen yang handal dan layarnya yang berlan memang akan memikat siapapun yang menyentuhnya. Note 7 memiliki desain simetris menawan yang terlihat mempesona terutama diwarna corel blue. Handsat ini menjepret photo hebat dan tahan air serta memiliki slot microSD'

Dan sambutan pasarpun sangat merah, samsung sampai dikabarkan kesulitan memenuhi permintaan. Tidak heran dalam jangka waktu yang singkat sudah memproduksi 2,5 juta unite note 7 terproduksi.

Tragedi note 7
Terbakarnya note 7


Diawal munculnya kejadian-kejadian yang merugikan konsumen, banyak insiden samsung galaxy note 7 yang terbakar, preorder samsung galaxy note 7 banyak yang di batalkan, termasuk yang ada di indonesia.
Samsung sendiri telah menjelaskan bahwa kecelakaan terbakarnta note 7 penyebabnya murni pada baterai, Samsung menjelaskan bahwa terjadi panas yang berlebihan Overheathing) pada saat terjadi kontak antara anoda dan katoda. Anoda adalah kutub negatif dan katoda adalah kutub positif pada baterai. Samsung tidak menjelaskan lebih lanjut bagaimana terhadinya overheating itu.
Beberapa laporan menyebutkan bahwa baterai samsung note 7 yang bermasalah diproduksi oleh samsung SDI, yang memasok sekitar 70 persen baterai untuk perangkat samsung galaxy note 7. 30 persen baterai sisanya baru di pasok dari rekanan samsung di cina.

Dari gampangnya meledak samsung galaxy note 7, pabrikan dari negeri gingseng itu menarik produk galaxy note 7 yang sudah beredar yang membatalkan preorder yang belum dikirim barangnya. Selain itu, banyak maskapai penerbangan yang melarang pengguna samsung galaxy note 7 menyalakan ponselnya selama berada dalam pesawat.

Dengan kejadian tersebut galaxy note 7 di pastikan dihentikan produksinya oleh samsung secara permanen. Kerugian yang diderita oleh samsung pun diprediksi sedemikian besarnnya bisa mencapai ratusan triliun jika dinilai dengan rupiah.
Perusahaan layanan keuangan credit suisse memperkirakan samsung berpotensi kehilangan penjuakan sebanyak 19 juta unite note 7. Nilai kerugiannya menuntut credit suisse dapat membumbung hingga USD 17 miliar atau kisaran Rp 221 triliun.
Selisihnya sangat jauh dari prediksi analis sebelumnya dimana samsung berpotensi merugi hanya USD 5 miliar, Itu dengan asumsi note 7 akan di lanjutkan kembali penjualannya sesuai rencana semula.

Sayangnya masalah samsung bukan soal cuman uang, akan tetapi juga bagaimana mereka mencari cara pemulihan kembali kepercayaan konsumen. Tamatnya note 7 berpotensi punya dampak jangka panjang serta merusak reputasi samsung jika mereka tidak melakukan langkah yang tepat.

Itulah alasan samsung galaxy note 7 berhenti memproduksi.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Alasan Mengapa Galaxy Note 7 Mengentikan Produksinya secara permanen"

Post a Comment

Silahkan Komentar dengan baik dan sopan..