Antioksidan dan pengertiannya menurut kesehatan


Antioksidan adalah merupakan substansi yang menetralkan radikal bebas karena senyawa-senyawa yang mengorbankan dirinya agar teroksidasi sehingga sel-sel yang lainnya dapat terhindar dari radikal bebas ataupun melindungi sel dari efek berbahaya radikal bebas oksigen yang reaktif jika hal itu berkenaan dengan penyakit dimana radikal bebas itu sendiri dapat berasal dari hasil metabolisme tubuh ataupun faktor eksternal lainnya.
Antioksidan senyawa yang mampu menunda, memperlambat  atau menghambat reaksi oksidasi makanan maupun obat dimana senyawa-senyawa tersebut mudah teroksidasi sehingga sel-sel lain terhindar dari radikal bebas.



Mekanisme antioksidan dalam menghambat oksidasi
Antioksidan dapat menghambat atau memperlambat oksidasi melalui dua cara yaitu sebagai berikut:

=>> Tanpa melibatkan penangkapan radikal bebas. Antioksidan jenis ini disebut dengan antioksidan sekunder yang mekanisme pengikatannya melalui pengikatan logam, menangkap oksigen, mengubah hidroperoksida menjadi spesies non radikal, menyerap ultraviolet  (UV) dan mengdeaktivasi oksigen singlet.
=>> Melalui penangkapan radikal bebas. Antioksidan ini disebut sebagai antioksidan primer. Termasuk dalam jenis ini adalah vitamin E (a-tokoferol) dan flavanoid.


Manfaat dan fungsi utama antioksidan
ANtioksidan merupakan zat yang dibutuhkan oleh tubuh yang secara umum dapat menghambat oksidasi lemak. Dalam tubuh manusia terdapat radikal bebas, sebagai sampingan dari proses pembentukan energi. pada jumlah tertentu, radkal bebas dibutuhkan agar dapat membantu  sel darah putih atau lekosit untuk menghancurkan atau memakan kuman yang masuk kedalam tubuh.
Namun, jika kondisi radikal beabas dalam tubuh terlalu banyak maka radikal bebas akan bersifat merusak tubuh. Meningkatkan radikal bebas yang berlebih ini akan berakibat pada penuaan dini, karena dapat merusak senyawa lemak yang dapat menghilangkan elastisita kekencangan kulit sehingga mengakibatkan keriput.

Selain mencegah penuaan dini, Antioksidan juga berguna juga disinyalir mampu mencegah tumbuhnya sel kanker payudara pada wanita. Antioksidan seperti flavanoid, polifenol, dan glikosida yang juga mampu mencegah penyakit Alzhemier (penyakit pikun pada manula) dan karidiovaskular (penyakit jantung dan pembuluh darah.

Untuk mendapatkan Antioksidan ada beberapa faktor cara yaitu:
=>> Dari dalam tubuh => Endogen, yakni dengan enzim superoksida dismutase (SOD), glutation peroksidase (GSH Px), perxidasi, dan katalase yang diproduksi oleh tubuh sebagai antioksidan.
=>> Dari dalam tubuh => Eksogen dengan cara melalui makanan dan minuman yang mengandung vitamin C, E atau betakaroten.

Berdasarkan penelitian, mengkonsumsi antioksidan secara berlebihan dari makanan maupun suplemen dapat meningkatkan resiko kerusakan hati, kelebihan banyak antioksidan juga akan berdampak tidak baik bagi kesehatan tubuh .

Itulah yang dinamakan antioksidan dan pengertiannya serta fungsi kelebihan dan kekurangan pada antioksidan. Dan kita lebih di anjurkan apda keseimbangan dalam memerlukan antioksidan pada tubuh kita, tidak kurang dan tidak berlebihan.
Semoga bermanfaat dan bisa di jadikan sebuah hidup sehat bagi Anda dan keluarga.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Antioksidan dan pengertiannya menurut kesehatan"

Post a Comment

Silahkan Komentar dengan baik dan sopan..