Cegah Hipertensi Dari Sekarang Dengan Membatasi Asupan Garam Perhari

Apapun yang berlebihan itu buruk dan terlalu banyak mengkonsumsi garam bisa sangat buruk bagi Anda.

Tubuh Anda memburuhkan sedikit garam setiap hari untuk sodium yang dikandungnya. Sodium memerankan penting dalam tubuh. Secara khusus, ini mengatur volume cairan dalam tubuh dan membantu pengambilan dan berbagai nutrisi lainnya kedalam sel tubuh. Juga, pH normal, atau kadar asam basa darah dipengaruhi oleh sodium.

karena sodium tidak bisa dibuat oleh tubuh, Anda perlu memberi tubuh Anda jumlah yang cukup melalui makanan yang Anda makan.



Kelebihan natrium dalam tubuh, bagaimanapun dapat membahayakan kesehatan Anda karena akan merusak ginjal. Ini juga mempromosikan retensi air yang menambah bobot air dalam tubuh.

Jumlah garam yang disarankan tidak lebih dari 5 gram sehari (1 sendok teh garam sekitar 6 gram). Kebih dari ini berbahaya bagi kesehatan Anda secara keseluruhan dan dapat menyebabkan reaksi buruk pada tubuh Anda.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa Anda harus membatasi asupan garam
1. Merusak ginjal


Tubuh Anda membutuhkan sejumlah kecil natrium untuk menjaga keseimbangan cairan yang tepat. Tapi kelebihan sodium dapat merusak ginjal Anda.

Kelebihan garam dapat menyebabkan ginjal Anda menahan air untuk mengencerkan elektrolit ini dialiran darah Anda untuk membantu fungsi jantung Anda dengan baik. Ini menempatkan beban pada dinjal dan mempengaruhi fungsi ginjal.

Sebuah penelitian tahun 2002 yang diterbitkan dalam journal Of Nephrology menemukan bahwa pembatasan asupan sodium merupakan tindakan pencegahan dan terapi yang penting pada pasien dengan penyakit ginjal kronis dari berbagai asal, dan juga berisiko mengalami kerusakan ginjal, seperti pasien hipertensi atau diabetes.

Studi lain yang diterbitkan pada tahun 2012 di Nephrology Dyalisis Transplantation melaporkan bahwa pengurangan sodium diet pada pasien ginjal dikaitkan dengan tekanan darah rendah, ekskresi protein lebih rendah dalam urin dan hasil yang lebih baik.

Informasi tentang dampak asupan garam pada perjalanan penyakit ginjal adalah fragmentaris, namun menunjuk kearah asupan garam yang tinggi memperparah hasil jangka panjang.

Kemudian studi tahun 2013 yang diterbitkan dalam journal Of The American Society Of Nephrology menemukan bahwa dua minggu asupan garam yang dikurangi oleh pasien dengan penyakit ginjal kronis menghasilkan penurunan jumlah volume cairan ekstraseluler yang berlebihan, tekanan darah dan ekskresi protein dalam urin. Jika dipelihara dalam jangka panjang, efeknya bisa mengurangi pasien mengalami gagal ginjal hingga 30 persen.

2. Meningkatkan tekanan arah

Tekanan darah tinggi adalah penyebab utama penyakit kardiovaskular, dan asupan garam yang tinggi merupakan salah satu penyebab utama tekanan darah tinggi.

Tingkat natrium yang tinggi didalam tubuh menyebabkan penurunan sintesis oksida nitrat, vasodilator arteriolar. Ini berarti aliran darah mengalami lebih banyak resistensi karena pembuluh darahnya tidak melebar.

Studi tahun 2009 yang dipublikasikan dalam Jornal Of Renal Nutrition melaporkan penurunan kecil (1,1 mm hg) pada tekanan darah sistolik medik sistolik tapi tidak diastolik dengan asupan sodium diet yang berkurang. Studi ini menyimpulkan bahwa pembatasan natrium pada pasien hipertensi mengurangi tekanan darah, sambil mencatat bahwa dampak jangka panjang asupan garam berkurang pada tekanan darah, mortalitas dan morbiditas tetap harus didefinisikan.

Studi lain yang diterbitkan pada tahun 2013 di BMJ menemukan bahwa pengurangan asupan garam dalam jumlah sedikit selama empat minggu atau lebih menyebabkan signifikan, dari sudut pandang populasi penurunan tekanan darah yang penting pada individu hipertensi dan normotensif terlepas dari jenis kelamin dan kelompok etnis.

Sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan di Electrolytes dan Blood Pressure menunjukan bahwa pengurangan asupan garam diet dapat menurunkan jumlah kematian akibat hipertensi, kardiovaskular, dah stroke.

Namun, sebuah penelitian di tahun 2016 oleh McMaster University menemukan bahwa diet rendah asupan garam mungkin tidak bermanfaat dan benar-benar dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan kematian dibandingkan dengan komsimsi garam rata-rata. Studi ini menekankan bahwa hanya orang-orang yang perlu khwatir mengurangi sodium dalam makanan, khususnya mereka yang memiliki penyakit hipertensi dan suka melebihkan asupan garam tinggi.

3. Meningkatkan risiko kanker perut

Asupan garam banyak dikaitkan dengan risiko kanker perut yang lebih tinggi. Faktanya, dana riset kanker dunia dan American Institute Of Cancer Research mengkonsfirmasi bahwa garam dan makanan asin adalah salah satu penyebab terjadinya kanker perut,

Sebuah studi tahun 2009 yang dipublikasikan diworld Journal Of Gastroenterology melaporkan bahwa membatasi konsumsi garam dan asin merupakan strategi praktis untuk mencegah kanker lambung.

Sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan dalam cancer Treatmen and Research juga menegaskan efek samping yang kuat dari asupan garam total dan makanan kaya garam terhadap risiko kanker lambung pada populasi umum.

Jika Anda sudah menderita sakit maag atau berisiko tinggi terkena kanker perut Anda harus menghindari penambahan garam pada makanan Anda dan memilih pilihan sodium rendah.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cegah Hipertensi Dari Sekarang Dengan Membatasi Asupan Garam Perhari"

Post a Comment

Silahkan Komentar dengan baik dan sopan..