Penjelasan vitamin E menurut kesehatan


Vitamin E terdapat dalam empat bentuk yaitu: beta, gama, alfa, dan delta tokoferol. Zat-zat tersebut merupakan antioksidan yang utama dan dapat dicerna oleh empedu di hati. Vitamin E dapat ditemukan pada biji buanga matahari, minyak gandum, tauge, minyak zaitun, alpukat, tomat, minyak kelapa, telur, hati, mentega, susu dan daging.



Vitamin E berfungsi sebagai antioksidan dan yang laurut dalam gugus hidroksil pada struktur cincin keradikal bebas dan melindungi asam lemak jenuh ganda dan komponen membran sel lain dari oksidasi radikal bebas. Vitamin E juga berperan memelihara integritas membran sel dalam fungsi struktural , sintesis DNA, merangsang reaksi kekebalan mencegah penyakit jantung coroner, mencegah kegugugran  dan sterillisasi, serta mencegah gangguan menstruasi.

Vitamin E menrni tidak berbau dan berwarna. Vitamin E tidak rusak karena pemasukan dengan air tetapi akan rusak jika bersentuhan dengan minyak tengik, besi, dan timah. Seseorang mengalami defisiensi vitamin E dimungkinkan karena adanya gangguan absorpsi lemak seperti pada cystic fibrosis dan gangguan transport lipida seperti beta liporoteinemia. Akibatnya, seseorang akan mengalami hemolisis eritrosit yang dapat dimperbaiki dengan pemberian tambahan vitamin E. Akibat lain adalah sindroma neurologik sehingga fungsi tidak normal pada sumsum tulang belakang dan retina tanda-tandanya, gangguan penglihatan dan berbicara, serta kesemutan pada kaki. Kelebihan vitamin E dapat menyebabkan keracunan, kebutuhan vitamin E dalam tubuh hanya 600 mg sehari, jika dalam tubuh mengalami kelebihan dosis berakibat efek obat antikoagulan yang digunakan utnuk mencegah penggumpalan darah.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Penjelasan vitamin E menurut kesehatan "

Post a Comment

Silahkan Komentar dengan baik dan sopan..