10 makanan paling efektif pencegah peradangan pada tubuh

Peradangan adalah bagian dari respon imun tubuh untuk menghilangkan rangsangan berbahaya, termasuk sel yang rusak, iritasi atau patogen.

Peradangan dapat membantu menyembuhkan infeksi, luka dan kerusakan pada jaringan. Namun, saat lepas kendali itu benar-benar bisa merusak tubuh.

Peradangan bisa akut atau kronis. Peradangan akut dimulai dengan cepat mejadi parah, dengan gejala biasanya dengna langsung selama satu atau dua minggu. Disisi lain peradangan kronis bisa berlangsung selama beberapa bulan sampai bertahun-tahun.

Gejala radang adalah kemerahan, persendian bengkak yang terasa panas pada sentuhan, nyeri sendi, kekauan sendi, dan hilangnya fungsi sendi. Peradangan juga dapat menyebabkan gejala mirip flu seperti demam, menggigil, kehilangan energi, sakit kepala, kehilangan nafsu makan dan kekakuan otot. Sering kali, hanya sedikit dari gejala ini yang hadir saat menderita radang.

Berbagai masalah kesehatan terkait dengan peradangan. Mereka termasuk, asma, sinusitis, aterosklerosis, periodontitis, penyakit seliaka, demam, prostatitis kronis, penyakit radang usus besar, kolitis ulserativa, penyakit chorn, rheomatoid, arthritis, sistitis interstisial, dan kanker.



Jika Anda ingin mendapatkan kesehatan yang tetap, penting untuk mengendalikan peradangan tubuh Anda dengan mengikuti gaya hidup dan diet yang sehat. Banyak makanan memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mencegah dan memerangi peradangan.

Berikut adalah 10 makanan yang efektif pencegah peradangan di tubuh.
1. Minyak zaitun

Minyak zaitun menawarkan perlindungan terhadap peradangan. Sebuah studi tahun 2011 yang diterbitkan dalam Current Pharmaceutical Design menunjukan bahwa senyawa yang disebut Oleocanthal pada minyak zaitun eksta-virgin mencegah produksi Enzim COX-1 dan COX-2 didalam tubuh yang menyebabkan peradangan.

Ketika harus melawan peradangan, selalu memilih minyak zaitun ekstra-virgin. Bisa mengurangi resiko kondisi kesehatan yang berkaitan dengan peradangan seperti penyakit sendi degeneratif atau diabetes. Gunakan minyak zaitun untuk memasak makanan dan membuat dressing salad.

Minyak zaitun hangat bisa digunakan untuk minyak pijat yang membantu mengurangi rasa sakit, pembengkakan dan arthritis dan kram otot.

2. Jahe

Jahe memiliki senyawa yang dikenal sebagai gingerol yang memiliki khasiat anti-inflamasi. Menurut sebuah studi tahun 2005 yang diterbitkan dalam Journal Of  Medicine Food, jahe mempengaruhi proses inflamasi tertentu pada tingkat sel. Ini menjadikannya pengobatan yang efektif untuk penyakit radang akut dan kronis.

Orang dengan osteoarthritis atau reumatoid arthritis melihat berkurangnya rasa sakit dan pembengkakan seiring dengan peningkatan mobilitas setelah mengkonsumsi jahe secara teratur. Jahe juga bisa mengurangi peradangan pasca latihan.

Anda bisa menggunakan jahe kring atau jahe segar untuk membuat teh jahe. Minum teh jahe 2 sampao 3 kali sehari.

3. Kunyit

Bumbu kunyit sangat popoler yang digunakan dalam masakan, yang juga membantu pencegah peradangan. Bahan curcumin yang aktif dalam kunyit adalah antioksidan yang memiliki khasiat anti-inflamasi.

Menurut sebuah penelitian tahun 2003 yang diterbitkan dalam Journal OF Alternative And Complementary Medicine, para peneliti mengkaji banyak penelitian tentang kurkumin dan menyimpulkan bahwa hal itu menghambat sejumlah molekul berbeda yang berperan dalam peradangan.

Kunyit sangat efektif dalam mengurangi peradangan akibat radang sendi, otot keseleo dan luka lainnya. Anda bisa menggunakan bubuk kunyit dimasakan Anda untuk mencegah peradangan dalam tubuh.

4. Bawang putih

Sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam Journal Of Medicine Food menemukan bahwa beberapa senyawa pada bawang  putih memiliki potensi terapeutik anti-inflamasi. Sebenarnya, penelitian lain mengidentifikasi empat senyawa mengandung sulfur yang berbeda pada bawang putih yang membantu mematikan jalur yang menyebabkan peradangan.

Makan 2 sampai dua siung bawang putih mentah setiap hari pada saat perut kosong untuk lebih efektif mencegah peradangan pada tubuh Anda. Selain itu, Anda bisa gunakan bawang putih untuk bahan memasak sebanyak mungkin.

Anda juga bisa menggosok bawang putih secara langsung di daerah yang terkena dampak untuk menghilangkan nyeri dan pembengkakan.

5. Buah ceri

Dalam sebuah penelitian 2010, para periset dari Oregon Health And Science Unyversity menemukan bahwa orang-orang yang meminum jus yang di buat dari buah cina yaitu ceri merasakan adanya pengurangan tingkat peradangan di tubuh mereka.

Para ahli merekomendasikan mengkonsumsi 1,5 cangkir jus ceri asam, untuk menikmati manfaat anti-inflamasi minumlah jus tanpa bahan tambahan pemanis.

5. Ikan Salmon
Ikan air dingin seperti salmon tinggi asam lemak omega 3 seperti asam eicosapentaenoic (EPA) dan docosahexaenoic (DHA), yang membantu mengurangi peradangan. Studi menunjukan bahwa asam lemak ini memainkan peran kunci dalam mengurangi tingkat sitokin dalam tubuh. Sitokin adalah senyawa yang meningkatkan peradangan.

Untuk menikmati manfaat anti-inflamasi, makan hidangan panggang setengah matang saja, karena terlalu matang akan mengancurkan lemak sehat. Untuk mendapatkan omega 3 dan manfaat lainnya dari ikan salmon, Anda perlu makan salamon 2 satau 3 kali dalam seminggu. 

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "10 makanan paling efektif pencegah peradangan pada tubuh"

  1. terimakasih atas informasinya dan jangan lupa knjungi kami di http://kapsulgamatemaswalatra.com

    ReplyDelete

Silahkan Komentar dengan baik dan sopan..