3 Tahun Kerja Di Waroeng Spesial Sambal (SS)

Kerja di waroeng spesial sambal merupakan salah satu kebanggaan buat saya, meski hanya lestoran sederhana namun di dalamnya banyak sekali suatu pelajaran yang saya dapatkan selama 3 tahun. Saya awal terjun di waroeng SS yaitu di waroeng SS cabang BSD pada tahun 2015, pada saat itu teman-teman yang masih saya ingat dari mulai




Mas Erik
Mas Rido
Sukatman
Abas
Mas Hasan
Wahid
Suryono
Agung
Nur
Mba Nufus
Mba Uun
Yudi
Riski
Om Oca
Ndah
Ce Ipeh
Fariha
Fitri Nurajizah
Hamdan
puji
Teguh
Yadi
Agus
Alwi
Eka
Mba nana
Maryam
Iwang
Mba Dewi
Angga



Pada saat itu waroeng SS Bsd di kepalai oleh Pak Agus dan kepala produksinya di pegang oleh mba dewi. Di tempat ini saya menemukan hal-hal unik dari kepribadian-kepribadian mereka, selain itu saya juga mendapatkan sebuah ilmu memasak dari memasak Ayam, sayuran, menggoreng, dan yang paling saya suka saat di plot di bagian menyambal dari pada plotingan yang lainnya.

Waroeng SS BSD saat itu adalah waroeng yang jarang ada komplent dan memikat omset yang begitu besar meski jumlah bangku hanya ada 28 saja, mungkin karena konsisten terhadap aturan yang harus di lakukan ketika memasak.
Waroeng SS BSD meski jarang mendapatkan penghargaan saat ulatah wareogn SS namun waroeng yang satu ini termasuk waroeng yang termasuk cepat datangnnya makanan, meski pada saat bungkusan agak sedikit lama.

Siapakah karyawan paling lama di waroeng SS BSD sampai sekarang?

Tentunya yang paling lama adalah Mas Erik dan Angga, Mas erik adalah orang paling lama di bagian produksi non masak sampai sekarang ini, dia tetap kokoh untuk tetap tegar mencari rizkinya di waroeng SS BSD dan belum pernah di ploting kemanapun.
Selanjutnya adalah Angga, angga pada saat itu adalah pengadaan, namun ditahun 2017 dia menjadi produksi, dan dia termasuk orang paling lama di waroeng SS BSD sampai sekarang dia tetap mempercayakan waroeng SS BSD sebagai tempat menggali riskinya.

Pada tahun 2016 saya ketahuan pacaran?
Pacaran tetap saja pacaran gimanapun ngumpetnya juga pastinya ketahuan juga sama management, dan akhirnya saya diploting dan mendapat surat ploting setelah cuti 3 hari. Surat ploting di berikan langsung sebelum cuti di malam harinya saat akan pulang kerja, plotingan pertamaku saya dapat cabang di tanjung duren yang sekrang pindah di gren veel. Tanjung duren lebih ramai pengunjungnnya di bandingkan BSD, namun saya tidak begitu takut dengan ramainya pelanggan, semakin banyak pelanggan maka semakin seru pula bikin sambalnya. Di tanjung duren saat itu masih di kepalai oleh pak gatot, dan kepala produksinya adalah rohmani atau papeng. Teman-teman disini lebih gila lagi, apa lagi si Bewok, dia yang tidak ada henti-hentinya bercanda meski waroeng udah kaya di serbu orang kelaparan namun suasana selalu ramai dan seru, jadi seramai apapun tidak terasa cape.

Produksi yang paling cepat kerjanya di tanjung duren?
Menurut saya produksi yang paling cepat yaitu Rani Cemong, kalo di lihat-lihat mah dia kerjanya leha-lehe tapi tau-taunya kelar saja ngerjain itu nota, mungkin bisa di bilang aneh, padahal ga serius amat kalo dia ngerjain itu nota. Dan satu lagi yaitu mba ruroh, wah dia itu galak cepet ngambek sok serius gitu kalo ngerjain nota, tapi dengan keseriusannya cepat kelarnya, mba ruroh juga termasuk idola para anak-anak produksi.

Berakhir sudah karir saya di tanjung duren, kemudian di ploting lagi ke tanjung duren utara. Kemungkinan besar saya juga di tunjuk untk di pindahkan ke tanjung duren utara karena alasan tertentu saya juga kurang tahu, biasalah anak buangan....

Tanjung duren utara adalah cabang Waroeng SS yang salah satu waroeng yang berdekatan dengan SS tanjung duren pada saat itu, namun sekarang sudah pindah wilayah. Tanjung duren utara selalu mendapatkan omset yang lumayan cukup tinggi meski lebih besar pendapatannya dengan waroeng SS gren veel hanya 2% saja.
Waroeng SS Tanjung duren utara merupakan salah satu waroeng terbersih dibandingkan waroeng-waroeng cabang lain. Kok Bisa? dikarenakan pada saat ulang tahun SS yang ke 15 waroeng SS tanjung duren utara mendapatkan penghargaan waroeng terbersih. Pada saat itu tanjung duren utara dikepalai oleh pak sugeng dan kepala produksinya adalah Bu dini. Bu dini merupakan salah satu keryawan SS di area jawa dan mendapatkan Misi untuk memperbaiki waroeng SS tanjung duren, karena waroeng SS tanjung duren utara masih buka jam 11 lebih lama dari pada waroeng-waroeng SS yang lain. Setelah misinya berhasil dan sekarang waroeng SS tanjung duren utara bisa buka jam 10 dan alhasil bu dini pun di pulangkan kembali di area jawa.

Siapakah yang paling enak anak yang bisa buat partner nyambel di tanjung duren utara?
Menurut saya partner yang paling bagus adalah mas Handoyo, maju terus tanpa harus keteter. Nah, di tanjung duren utara harus kuat batin, apakah itu? siapa yang keteter maka akan di buli .....

Namun, karir saya di tanjung duren utara sedikit demi sedikit mulai hilang lagi, saya di ploting kembali di daerah gading serpong. Di waroeng ini entah kenapa hawanya ada yang aneh padahal waroeng sepi tetapi serasa masuk di kandang macan, disni saya hanya bertahan cuma dua bulan saja di karenakan banyak konflik yang tidak bisa saya terima, apa lagi menghadapi orang yang tidak bisa menyelesaikan masalah dengan komunikasi.
Pada saat konflik tersebut terjadi saya pun mengundurkan diri meski ada yang bilang jangan- jangan dan jangan...

Saya berhenti kerja dan alhamdulillah mendapatkan pekerjaan meski tantangan ini bertarung dengan gengsi tapi saya menikmatinya.

Begitulah waroeng SS yang saya kenal, namun kenangan-kenangan tidak mudah di lupakan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "3 Tahun Kerja Di Waroeng Spesial Sambal (SS)"

Post a Comment

Silahkan Komentar dengan baik dan sopan..