4 Cara Mengatasi Mimisan Selama Kehamilan

Kehamilan adalah pengalaman roller coaster. Meskipun Anda sangat begitu bahagia kelak nanti memiliki buah hati yang di dambakan, Anda juga harus menghadapi berbagai masalah selama kehamilan dan itu pun sangat mengganggu.



Mimisan, juga dikenal sebagai epistaksis, adalah salah satu masalah menyedihkan yang sering dialami wanita pada tahap terakhir kehamilan. Namun, beberapa wanita bahkan mengalaminya selama trimester pertama.

Mimisan berarti Anda mengalami aliran darah mendadak yang tidak terduga dari hidung Anda.



Ini terjadi selama kehamilan karena sistem sirkulasi meluas untuk mengakomodasi bayi yang sedang tumbuh di dalam rahim Anda. Karena ekspansi ini, tubuh Anda menciptakan lebih banyak darah dan sirkulasi darah meningkat.

Menurut American Pregnancy Association, karena peningkatan sirkulasi darah selama kehamilan, pembuluh darah di dalam hidung Anda lebih rentan meledak, menyebabkan mimisan (1). Alasan lain di balik mimisan selama kehamilan adalah cuaca dingin, hidung kering dan tekanan darah tinggi.

Sebuah studi tahun 2009 yang diterbitkan dalam Obstetri dan Ginekologi melaporkan bahwa prevalensi epistaksis secara signifikan lebih tinggi di antara wanita hamil dibandingkan dengan wanita yang tidak hamil. Epistaksis juga dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko perdarahan postpartum (2). Biasanya, mimisan tidak menimbulkan bahaya apa pun bagi bayi Anda yang belum lahir. Namun, jika Anda mengalami pendarahan hidung yang parah pada minggu-minggu terakhir dari trimester terakhir, kadar hemoglobin Anda mungkin menurun dan Anda bisa menjadi anemia. Anda harus berkonsultasi dengan dokter Anda jika Anda mengalami mimisan parah di akhir kehamilan. Mimisan adalah gangguan yang tidak menyenangkan, tetapi episode mimisan kecil selama kehamilan dapat dengan mudah ditangani di rumah. Perhatian: Cari perawatan darurat jika nyeri dada persisten atau pernapasan yang tertahan menyertai mimisan, atau jika Anda mengeluarkan banyak darah dan darah memasuki mulut Anda. Juga ketika berhadapan dengan mimisan, dianjurkan untuk tetap berdiri tegak daripada berbaring untuk mengurangi tekanan di pembuluh darah di hidung Anda, sehingga menghentikan pendarahan lebih lanjut. Plus, jangan memiringkan kepala ke belakang atau menjejali hidung Anda dengan tisu, dan hindari menelan darah Anda.


Berikut ini beberapa cara terbaik untuk menghentikan dan mencegah mimisan selama kehamilan. 1. Cubit Hidung Anda
Cara termudah untuk menghentikan mimisan adalah dengan mencubit hidung Anda. Ini membantu mengirim tekanan ke titik perdarahan di septum hidung, yang pada gilirannya menghentikan aliran darah segera.



  • Duduklah dan condongkan badan ke depan sedikit, jagalah kepalamu lebih tinggi. Gunakan ibu jari dan jari telunjuk Anda, cubit bagian bawah hidung yang lembut selama sekitar 10 menit. Selama waktu ini, hiruplah melalui mulut Anda.
  • Lepaskan tekanan dengan lembut dan duduk dengan tenang selama 5 menit.
  • Ulangi sesuai kebutuhan sampai pendarahan berhenti.
  • Perhatian: Saat mencoba trik ini, jangan berbaring telentang, miringkan kepala Anda ke belakang atau taruh kepala di antara kedua kaki Anda. Juga, jangan meniup hidungmu.



2. Kompres Dingin

Menerapkan kantong es juga sangat membantu dalam menghentikan mimisan.

Suhu dingin menyebabkan pembuluh darah menyempit lebih cepat dan memperlambat aliran darah. Ini akan membantu menghentikan pendarahan dalam beberapa menit.

  • Bungkus beberapa es batu dengan handuk tipis.
  • Duduklah dalam posisi tegak.
  • Oleskan kompres dingin di sepanjang jembatan hidung Anda selama 5 hingga 10 menit.
  • Ulangi sesuai kebutuhan.
Perhatian: Jangan gunakan es langsung di hidung Anda, karena dapat menyebabkan radang dingin.

3. Banyak minum air putih
Minum banyak air adalah saran yang baik, dan itu terutama berlaku selama kehamilan.

Asupan air membantu menjaga tubuh serta selaput lendir di saluran hidung Anda terhidrasi dengan baik. Ini pada gilirannya mengurangi potensi mimisan yang disebabkan oleh kekeringan hidung.

  • Minum setidaknya 8 hingga 10 gelas air setiap hari. Selain air, Anda juga dapat memiliki cairan seperti minuman elektrolit, air mineral berkilau, teh herbal, jus buah organik, atau kaldu.
  • Kurangi minuman berkafein yang berkontribusi terhadap dehidrasi. Bahkan, jauhkan dari teh biasa Anda karena dapat menyebabkan mimisan.
4. Vitamin C

Meningkatkan asupan vitamin C Anda juga dapat membantu. Vitamin C membuat kapiler Anda lebih kuat, yang mengurangi kemungkinan mimisan selama kehamilan.

Ini juga membantu tubuh memproduksi lebih banyak kolagen, yang penting untuk pembuluh darah yang sehat.

  • Makan makanan tinggi vitamin C, seperti lemon, jeruk, brokoli, grapefruit, kiwi, paprika, kentang, stroberi, kecambah dan tomat.
  • Anda dapat memilih untuk mengonsumsi suplemen vitamin C setiap hari, tetapi sebaiknya berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi suplemen apa pun.

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "4 Cara Mengatasi Mimisan Selama Kehamilan"

Silahkan Komentar dengan baik dan sopan..