10 Makanan Paling Top Untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi, juga dikenal sebagai hipertensi, merupakan faktor risiko utama untuk serangan jantung dan stroke. Pembacaan tekanan darah 140/90 mm Hg atau lebih tinggi dianggap sebagai tekanan darah tinggi. Dalam kebanyakan kasus, itu tidak menyebabkan gejala yang nyata dan dengan demikian disebut "silent killer".

Menurut Pusat Centers for Disease Control  (CDC), hipertensi mempengaruhi satu dari tiga orang dewasa di Amerika Serikat dan bahkan bisa ke seluruh dunia.

Banyak faktor yang berkontribusi terhadap tekanan darah tinggi, termasuk usia, genetika, stres, obesitas, gaya hidup, konsumsi alkohol, merokok, dan kelebihan asupan garam.



Dengan mengelola dan mengendalikan faktor risiko, Anda dapat mengendalikan tekanan darah Anda. Selain itu, makan makanan sehat kaya superfood kaya antioksidan dan rendah lemak jenuh untuk membantu mengendalikan masalah.

Selain itu, pastikan untuk minum obat tekanan darah seperti yang diarahkan oleh dokter Anda dan secara teratur memonitor tekanan darah Anda.

Berikut adalah makanan paling top untuk menurunkan tekanan darah tinggi


1. Lemon

Lemon, buah jeruk yang populer, dapat membantu mengatur tekanan darah tinggi. Antioksidan vitamin C membantu menetralkan efek berbahaya dari radikal bebas.

Ini pada gilirannya membantu menurunkan tekanan darah tinggi, mengurangi kolesterol tinggi dan meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan. Selain itu, lemon kaya kalium yang membantu menurunkan tekanan darah dengan mengurangi efek natrium.

Menurut sebuah studi 2014 yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition and Metabolism, konsumsi lemon secara teratur dan berjalan memiliki efek penurunan tekanan darah sistolik.


Minumlah secangkir air hangat dengan jus dari ½ lemon ditambahkan ke dalamnya setiap pagi dengan perut kosong. Untuk hasil terbaik, jangan tambahkan garam atau gula.


2. Bawang putih

Bawang putih menawarkan manfaat menurunkan tekanan darah. Ini membantu mengendurkan pembuluh darah dengan merangsang produksi oksida nitrat, yang pada gilirannya menurunkan tekanan darah, terutama tekanan darah sistolik.

Sebuah studi 2008 yang diterbitkan dalam jurnal BMC Cardiovascular Disorders menunjukkan bahwa persiapan bawang putih lebih unggul daripada plasebo dalam mengurangi tekanan darah pada individu dengan hipertensi.

Bawang putih bahkan dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, menurunkan kolesterol dan mencegah penyakit jantung.

Makan 2 - 3 siung bawang putih mentah setiap hari dengan perut kosong. Anda juga bisa mengonsumsi suplemen bawang putih, tetapi hanya setelah berkonsultasi dengan dokter Anda.

3. Pisang

Makan 1-2 pisang sehari untuk menurunkan tekanan darah. Kandungan potasium yang tinggi dari pisang membantu mengurangi efek natrium, yang pada gilirannya mengatur tekanan darah. Bahkan, asupan makanan kaya kalium secara teratur dapat mengurangi risiko stroke dan mencegah penyakit jantung.

Menurut Harvard Medical School, potassium membantu menurunkan tekanan darah dengan merelaksasi dinding pembuluh darah. Orang-orang yang menderita masalah ginjal, bagaimanapun, harus berhati-hati ketika meningkatkan asupan kalium karena dapat lebih berbahaya daripada baik.

Iris pisang ke dalam sereal sarapan atau oatmeal Anda, atau ambil satu untuk bekerja setiap hari untuk camilan cepat, mudah, dan murah.

4. Olive Oil (Extra Virgin)

Minyak zaitun extra-virgin mengandung antioksidan yang disebut 'polifenol', yang membantu mengurangi tekanan darah tinggi dan bahkan melindungi kolesterol LDL (“jahat”) dari oksidasi. Selain itu, minyak zaitun mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang membantu meningkatkan kesehatan jantung.

Menurut sebuah studi tahun 2000 yang diterbitkan dalam Archives of Internal Medicine, penggunaan minyak zaitun extra-virgin dapat menurunkan kebutuhan dosis obat antihipertensi setiap hari.

Makan beberapa sendok makan minyak zaitun extra-virgin sehari. Gunakan dalam saus salad atau dips yang sehat. Anda bisa menggunakannya untuk memasak atau memanggang juga.

5. Tomat

Tomat mengandung lycopene dan karotenoid lainnya dengan efek antioksidan yang membantu melawan radikal bebas, menurunkan risiko penyakit jantung, dan menurunkan tekanan darah tinggi. Dalam sebuah studi 2011 yang diterbitkan dalam jurnal Maturitas lycopene menunjukkan efek penurunan tekanan darah sistolik yang signifikan.

Juga, sebuah studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam American Heart Journal, menemukan bahwa konsumsi reguler ekstrak tomat 250mg membantu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik.

Tomat juga kaya potasium yang membantu menurunkan tekanan darah dan menyiram natrium dari tubuh Anda.

Makan satu cangkir tomat segar setiap hari. Anda dapat menambahkannya dalam salad dan sandwich, serta menggunakannya untuk membuat saus dan sup. Hindari makan tomat kalengan.

6. Blueberry

Blueberry kaya akan flavonoid yang disebut anthocyanin yang membantu mencegah hipertensi. Selain itu, antioksidan dalam buah beri ini membantu meningkatkan dan menjaga fleksibilitas arteri dan dengan demikian membantu mengontrol tekanan darah.

Menurut sebuah studi 2011 yang diterbitkan dalam jurnal American Society for Nutrition, anthocyanin membantu mengendalikan serta mencegah hipertensi pada orang dewasa.

Blueberry mudah ditambahkan ke diet Anda. Tambahkan ke sereal atau smoothie Anda setiap pagi. Anda bahkan dapat menikmati blueberry beku sebagai pencuci mulut yang cepat dan menyehatkan.

7. Bit

Menurut studi 2010 oleh para peneliti di Queen Mary University of London, kandungan nitrat dari jus bit membantu dalam menurunkan tekanan darah.

Nitrat dalam bit dikonversi menjadi nitrit dan kemudian menjadi gas yang disebut nitrit oksida, yang membantu memperlebar arteri dan menurunkan tekanan darah. Ia bahkan dapat mengurangi risiko stroke, serangan jantung dan masalah kardiovaskular lainnya.


Minumlah segelas jus bit setiap hari untuk mengatur tekanan darah Anda. Anda bahkan dapat memasukkan bit dalam salad atau sup Anda.

8. Bayam

Asam folat, nitrat, kalium, magnesium dan antioksidan dalam bayam membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Sebuah studi 2013 yang diterbitkan dalam jurnal Nitric Oxide Society menunjukkan bahwa sayuran kaya nitrat seperti bayam dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan tekanan nadi. Mereka bahkan dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular pada pria dan wanita yang sehat.


Sertakan bayam dalam diet Anda dalam salad, sup, dan smoothies. Anda bahkan bisa memasak daun bayam dengan ringan dan makan sebagai lauk.

9. Seledri

Seledri mengandung phytochemical yang disebut 3-N-butylphthalide yang melemaskan jaringan dinding arteri untuk meningkatkan aliran darah dan mengurangi tekanan darah. Selain itu, kandungan magnesium dan kalium seledri membantu mengatur tekanan darah Anda.

Menurut sebuah studi 2013 yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal Food, ekstrak biji seledri memiliki sifat antihipertensi yang dapat membantu dalam pengobatan kronis BP tinggi.


Untuk menikmati manfaat kesehatan seledri ini, tambahkan ke salad atau sup Anda. Anda bisa makan empat batang seledri setiap hari.

10. Kentang

Kentang kaya akan phytochemical yang dapat membantu mengurangi tekanan darah. Selain itu, mereka mengandung potasium dan magnesium, dua mineral yang melawan hipertensi.

Menurut sebuah studi 2011 oleh para peneliti di Departemen Kimia di Universitas Scranton di Pennsylvania, kentang, terutama kentang ungu membantu mengurangi tekanan darah pada orang-orang dengan obesitas dan hipertensi. Dapat mengurangi tekanan darah sistolik dan diastolik.


Makan kentang panggang atau rebus, terutama yang berwarna ungu, tanpa menambahkan mentega, margarin atau krim asam.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "10 Makanan Paling Top Untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi"

Post a Comment

Silahkan Komentar dengan baik dan sopan..