Bukan cuma Mikrolet, Shinkansen pun Melaju dengan Pintu Terbuka



Bukan cuma Mikrolet, Shinkansen pun Melaju dengan Pintu Terbuka
Peristiwa langka terjadi di Jepang. Shinkansen yang terkenal aman dan tepat waktu melaju dengan pintu terbuka. Padahal, kecepatan saat itu mencapai 280 km per jam. Teman-teman bisa bayangkan bagaimana bahayanya.
Menurut East Japan Railway kereta Hayabusa No.46 berjalan selama 40 detik dengan salah satu pintunya terbuka pada 21 Ags. Kereta meninggalkan Stasiun Sendai di Prefektur Miyagi pukul 10:07 dan berhenti darurat pukul 10:15 di sebuah terowongan setelah kondektur melihat lampu peringatan menyala dan memberi informasi jika pintu kereta kesembilan masih terbuka.

Insiden itu karena kesalahan manusia. "Kondektur memeriksa kereta dan menemukan bahwa pintu itu benar-benar terbuka," kata juru bicara perusahaan.
"Sekitar 340 penumpang ada di kereta dan tidak ada yang terluka," katanya. Kereta melanjutkan perjalanannya setelah pemeriksaan.
"Peristiwa itu terjadi setelah petugas kebersihan keliru membiarkan pintu kereta tidak terkunci sehingga mereka bisa membuka dan menutup secara manual," lanjut juru bicara.
"Kami dengan tulus meminta maaf atas kejadian itu," katanya, seraya menambahkan bahwa perusahaan akan mengambil langkah-langkah untuk mencegah hal itu terulang lagi.
Tentu saja pernyataan seperti itu wajar karena Shinkansen memang bukan seperti Mikrolet di Jakarta yang selalu slanang-slonong dengan pintu menganga.
Jepang, bagaimanapun, adalah pelopor dalam jaringan kereta api berkecepatan tinggi, dipuji karena ketepatan waktu dan langkah-langkah keselamatan.
Termasuk dalam hal ini adalah sistem penghentian darurat, yang secara otomatis dapat memperlambat kereta sebelum terjadi gempa bumi besar.
Ikuti informasi menarik soal Jepang lainnya di Tabloid Jepang

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bukan cuma Mikrolet, Shinkansen pun Melaju dengan Pintu Terbuka"

Post a Comment

Silahkan Komentar dengan baik dan sopan..